Presiden Prabowo Subianto Instruksikan Pembangunan Hunian Layak bagi Warga Pinggir Rel di Jakarta

0
1774646921309


Jakarta, Jumat (27/3/2026) — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menginstruksikan percepatan pembangunan hunian layak bagi warga yang tinggal di kawasan pinggir rel kereta api di wilayah Senen, Jakarta Pusat. Instruksi tersebut disampaikan usai Presiden melakukan kunjungan langsung dan berdialog dengan masyarakat pada Kamis (26/3/2026).
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, dalam keterangan tertulisnya menyampaikan bahwa Presiden telah memerintahkan sejumlah kementerian dan lembaga terkait untuk segera mengambil langkah konkret.

Arahan tersebut ditujukan kepada Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Menteri Pekerjaan Umum, Direktur Utama Perum Perumnas, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), serta pihak terkait lainnya guna merealisasikan pembangunan hunian yang layak dan aman bagi masyarakat.
“Presiden meminta agar pembangunan hunian bagi warga segera dilaksanakan, dengan lokasi yang tidak jauh dari tempat tinggal mereka saat ini,” ujar Teddy Indra Wijaya dalam rilis resmi.
Langkah cepat ini diambil setelah Presiden Prabowo Subianto menyaksikan langsung kondisi warga yang selama ini tinggal di bantaran rel dengan keterbatasan fasilitas dan risiko keselamatan yang tinggi. Sebagian warga diketahui telah menetap di kawasan tersebut selama puluhan tahun.

Pemerintah pun langsung menggerakkan tim lintas instansi untuk menyiapkan proses pembangunan hunian baru, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memastikan aspek keselamatan di kawasan perlintasan kereta api.
Kebijakan ini dinilai sebagai bentuk respons cepat pemerintah terhadap persoalan permukiman perkotaan, khususnya bagi kelompok masyarakat yang masih tinggal di wilayah dengan tingkat kerentanan tinggi.
Program pembangunan hunian ini juga diharapkan menjadi solusi berkelanjutan, tidak hanya menyediakan tempat tinggal yang layak, tetapi juga mendukung penataan kawasan perkotaan yang lebih tertib, aman, dan manusiawi.
(Sumber: BPMI Setpres)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *