1774694447572

TRENDING POST — Pemerintah secara resmi menyerahkan sebanyak 120 unit hunian tetap (huntap) tahap pertama kepada masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Tapanuli Selatan, Jumat (27/3/2026).
Penyerahan ini menjadi bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana, khususnya dalam memastikan korban mendapatkan tempat tinggal yang layak dan aman.

Proses pembangunan huntap dilakukan melalui tiga tahapan utama. Tahap awal dimulai dari kemampuan pemerintah daerah dalam menyusun dan menyerahkan data korban secara rinci berbasis nama dan alamat (by name by address), termasuk tingkat kerusakan yang dialami. Data tersebut kemudian diverifikasi di lapangan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Tahap selanjutnya adalah pembangunan fisik yang melibatkan kolaborasi lintas sektor, antara lain Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), serta pihak nonpemerintah seperti Yayasan Buddha Tzu Chi.

Pemerintah juga mengapresiasi langkah cepat Bupati Tapanuli Selatan dalam menyampaikan data kerusakan secara lengkap, mulai dari kategori ringan, sedang, hingga berat. Kelengkapan data ini dinilai mempercepat pencairan bantuan, termasuk dana tunggu hunian (DTH) sebesar Rp1,8 juta untuk tiga bulan bagi warga selama masa pengungsian.

Selain itu, warga terdampak juga menerima berbagai bantuan lainnya, seperti bantuan Jaminan Hidup (Jadup) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia sebesar Rp15.000 per orang per hari, bantuan perabotan rumah tangga sebesar Rp3 juta, serta dukungan stimulan ekonomi sebesar Rp5 juta.

Keberhasilan penanganan di Tapanuli Selatan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain yang terdampak bencana serupa. Pemerintah pun mendorong kepala daerah di berbagai wilayah untuk meniru kecepatan dan ketepatan pendataan berbasis nama dan alamat guna mempercepat penyaluran bantuan.
Penyerahan huntap tahap pertama ini dipusatkan di wilayah Kecamatan Batang Toru.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *