“Ini Teror untuk Kita Semua”: Serangan Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Picu Desakan Pengusutan Tuntas
Trending Post – Serangan brutal menimpa Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, yang disiram air keras oleh orang tak dikenal usai menghadiri rekaman podcast bertema “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia”. Insiden tersebut terjadi pada malam hari ketika Andrie dalam perjalanan pulang, setelah dipepet oleh dua kendaraan bermotor.
Akibat serangan tersebut, tubuh Andrie mengalami luka bakar serius hingga sekitar 24 persen, termasuk pada bagian mata. Peristiwa ini segera memicu perhatian luas dari kalangan aktivis, akademisi, dan organisasi masyarakat sipil.
Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi serta pantauan dari sistem lalu lintas milik Dinas Perhubungan, indikasi awal menunjukkan bahwa serangan tersebut diduga dilakukan secara terorganisir. Sejumlah saksi menyebut kondisi lalu lintas yang sebelumnya ramai tiba-tiba menjadi sepi sesaat sebelum penyiraman terjadi.
Serangan ini menimbulkan kekhawatiran luas karena Andrie Yunus dikenal sebagai aktivis hak asasi manusia yang vokal dalam memperjuangkan penegakan hukum dan perlindungan HAM di Indonesia. Ia juga terlibat dalam berbagai kerja advokasi masyarakat sipil, termasuk dalam investigasi independen terkait dinamika politik dan keamanan nasional pada 2025.
Koalisi masyarakat sipil menilai serangan tersebut tidak dapat dipandang sebagai persoalan personal semata. Banyak pihak menyebut tindakan tersebut sebagai ancaman serius terhadap kebebasan sipil dan ruang demokrasi.
Dalam konferensi pers yang digelar di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), sejumlah tokoh masyarakat sipil menyerukan agar aparat penegak hukum segera mengusut tuntas kasus ini hingga ke aktor intelektual di baliknya.
Publik juga mengingatkan agar penyelidikan tidak berhenti pada pelaku lapangan saja, sebagaimana kritik yang pernah muncul dalam kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan beberapa tahun lalu.
Koalisi masyarakat sipil mendesak kepolisian di bawah pimpinan Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut tuntas peristiwa tersebut serta memberikan perlindungan bagi para pembela hak asasi manusia dan warga yang menyuarakan kritik terhadap kebijakan publik.
Selain itu, perhatian juga diarahkan kepada Presiden Prabowo Subianto agar memastikan negara memberikan jaminan penuh atas penegakan hukum yang transparan dan adil dalam kasus ini.
Meski demikian, berbagai kalangan aktivis menegaskan bahwa serangan tersebut tidak akan menyurutkan semangat perjuangan masyarakat sipil dalam menegakkan supremasi hukum dan memperjuangkan hak asasi manusia di Indonesia. Solidaritas publik pun terus mengalir untuk mendukung pemulihan Andrie Yunus serta mendorong pengungkapan kebenaran atas peristiwa kekerasan tersebut.