Polemik Honor Tim Ahli Gubernur Kaltim Mengemuka, Anggaran Rp8,3 Miliar Disorot Publik

0
1773463260772-1

Trending Post – Polemik terkait pembentukan Tim Ahli Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TAGUPP) di Provinsi Kalimantan Timur terus menjadi perbincangan publik. Sorotan utama tertuju pada besaran honorarium yang dinilai cukup besar di tengah upaya efisiensi anggaran pemerintah daerah.

Berdasarkan informasi yang beredar, total anggaran yang dialokasikan untuk tim tersebut mencapai sekitar Rp8,3 miliar dari APBD 2026. Tim ini diketahui beranggotakan 47 orang yang ditugaskan untuk membantu memberikan masukan strategis dalam percepatan pembangunan daerah.

Besarnya anggaran tersebut memicu berbagai tanggapan dari masyarakat, terutama terkait efektivitas dan urgensi pembentukan tim ahli dengan jumlah anggota yang cukup banyak.
Menanggapi polemik tersebut, Sekretaris Daerah Kalimantan Timur, Sri Wahyuni, menegaskan bahwa besaran honorarium yang diberikan kepada tim ahli telah melalui proses konsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Menurutnya, nilai honor yang dialokasikan masih berada dalam batas kewajaran jika dibandingkan dengan daerah lain.
“Besaran angka tersebut sudah dikonsultasikan dengan Kemendagri. Bahkan jika dibandingkan dengan beberapa daerah lain seperti DKI Jakarta, angka ini masih berada di bawah standar,” ujar Sri Wahyuni.

Ia juga menambahkan bahwa pembentukan tim ahli tersebut bertujuan untuk membantu pemerintah daerah dalam menjalankan visi dan misi pembangunan secara lebih efektif.
“Angka ini masih wajar untuk mendukung pelaksanaan visi dan misi pembangunan daerah,” katanya.

Meski demikian, polemik terkait pembentukan dan pembiayaan TAGUPP Kaltim diperkirakan masih akan terus menjadi perhatian publik, terutama terkait transparansi penggunaan anggaran daerah serta efektivitas kinerja tim tersebut dalam mendorong percepatan pembangunan di Kalimantan Timur.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *