Prabowo Subianto Tegas Reformasi Aparat: Polri–TNI Harus Bersih, Pelanggar Diseret ke Hukum
Trending Post – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk mereformasi aparat penegak hukum, khususnya Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Tentara Nasional Indonesia, guna mengembalikan kepercayaan publik dan memperkuat fondasi negara berbasis supremasi hukum.
Dalam dialog di Hambalang, Presiden menyatakan tidak ada toleransi bagi aparat yang melanggar aturan. Ia menegaskan langkah pembersihan internal telah berjalan, termasuk pencopotan sejumlah perwira tinggi yang kemudian diproses hukum.
“Yang saya ingin lakukan adalah transformasi bangsa. Anda bisa lihat sudah berapa jenderal bintang tiga dan dua yang kita pecat lalu diserahkan ke kejaksaan,” tegas Prabowo.
Presiden juga menyoroti dampak buruk ulah segelintir oknum yang mencoreng nama baik ratusan ribu aparat yang bekerja jujur dan profesional. Menurutnya, reformasi ini bukan sekadar penindakan, tetapi juga upaya menyeluruh untuk membangun kembali integritas institusi.
Sorotan tajam turut diarahkan pada lemahnya pengawasan di lapangan, termasuk maraknya aktivitas tambang ilegal yang dinilai mustahil terjadi tanpa sepengetahuan aparat setempat. Prabowo pun memberi peringatan keras agar dilakukan perbaikan menyeluruh dari dalam tubuh institusi.
Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tidak hanya berbicara soal reformasi, tetapi mulai mengeksekusi perubahan nyata demi menghadirkan penegakan hukum yang bersih, tegas, dan berkeadilan di Indonesia.