Rizkan Al Mubarrok Kutuk Keras Serangan terhadap Aktivis
Trending Post – Ketua Dewan Perwakilan Aliansi Wartawan Nasional Indonesia (AWNI) Sumatra Raya, Rizkan Al Mubarrok, turut mengecam keras aksi penyiraman air keras terhadap aktivis HAM tersebut.
Menurut Rizkan, tindakan kekerasan seperti itu merupakan perbuatan bejat dan tidak berperikemanusiaan, serta menjadi ancaman serius terhadap kebebasan berpendapat di ruang publik.
“Ini tindakan yang sangat keji dan tidak bisa ditoleransi. Menyerang seseorang dengan air keras adalah perbuatan biadab yang melukai nilai kemanusiaan dan demokrasi,” tegas Rizkan dalam keterangannya, Sabtu (14/3).
Rizkan juga mendesak aparat penegak hukum agar tidak hanya menangkap pelaku lapangan, tetapi juga mengusut hingga ke dalang yang berada di balik peristiwa tersebut.
Ia menegaskan bahwa kasus ini harus diungkap secara transparan agar tidak menimbulkan ketakutan bagi masyarakat, aktivis, maupun jurnalis yang menyuarakan kritik di ruang publik.
“APARAT penegak hukum harus bergerak cepat dan serius mengusut kasus ini sampai tuntas. Jangan berhenti pada pelaku di lapangan saja, tetapi harus dibongkar sampai siapa pun dalang di balik aksi keji tersebut,” ujarnya.
Rizkan menambahkan bahwa kekerasan terhadap aktivis atau siapa pun yang menyampaikan pendapat merupakan ancaman bagi kehidupan demokrasi di Indonesia.
“Negara tidak boleh kalah oleh teror dan kekerasan. Siapa pun pelakunya harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya.