Menhan Sjafrie Pimpin Pemakaman Militer Jenderal TNI (Purn.) Ryamizard Ryacudu di TMP Kalibata
JAKARTA – Menteri Pertahanan Republik Indonesia, , memimpin langsung upacara pemakaman militer almarhum di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta, Senin (1/6/2026).
Prosesi pemakaman berlangsung dengan penuh khidmat sebagai bentuk penghormatan negara kepada salah satu putra terbaik bangsa yang telah mengabdikan sebagian besar hidupnya untuk kepentingan pertahanan, keamanan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dalam upacara tersebut, Menhan Sjafrie bertindak sebagai Inspektur Upacara dan menyampaikan amanat Apel Persada yang berisi penghormatan serta penghargaan negara atas jasa-jasa almarhum selama mengemban berbagai amanah strategis dalam pengabdiannya kepada bangsa dan negara.
Dalam amanatnya, Sjafrie menegaskan bahwa almarhum Jenderal TNI (Purn.) Ryamizard Ryacudu merupakan sosok prajurit yang mendedikasikan jiwa, raga, tenaga, serta pemikirannya bagi kepentingan bangsa Indonesia.
“Bangsa dan negara kehilangan salah satu putra terbaik yang sepanjang hidupnya telah menunjukkan pengabdian tanpa henti kepada tanah air. Dharma bakti almarhum merupakan teladan yang patut diwarisi oleh generasi penerus bangsa,” ujar Menhan.
Almarhum Ryamizard Ryacudu dikenal sebagai salah satu tokoh militer Indonesia yang memiliki perjalanan panjang dalam dunia pertahanan nasional. Selama masa pengabdiannya, ia pernah menduduki sejumlah jabatan strategis, termasuk sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dan Menteri Pertahanan Republik Indonesia.
Atas dedikasi dan jasa-jasanya kepada bangsa dan negara, almarhum dianugerahi Bintang Mahaputera Adipradana pada tahun 2020, salah satu tanda kehormatan tertinggi yang diberikan negara kepada warga yang dinilai berjasa luar biasa bagi Indonesia.
Usai prosesi pemakaman, Menhan Sjafrie mengenang almarhum sebagai sosok pemimpin yang menjunjung tinggi nilai-nilai keprajuritan, disiplin, loyalitas, keberanian, dan tanggung jawab dalam setiap penugasan yang diembannya.
Menurut Sjafrie, keteladanan almarhum tidak hanya tercermin dalam karier militernya, tetapi juga dalam komitmennya menjaga persatuan bangsa dan memperkuat sistem pertahanan negara.
Kepergian Jenderal TNI (Purn.) Ryamizard Ryacudu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar TNI, Kementerian Pertahanan, serta seluruh masyarakat Indonesia yang mengenal dedikasi dan pengabdiannya.
Meski telah berpulang, nilai-nilai perjuangan, semangat pengabdian, dan kecintaan almarhum terhadap bangsa dan negara diyakini akan terus hidup dan menjadi inspirasi bagi prajurit TNI serta generasi penerus Indonesia.
Dengan penghormatan militer yang diberikan negara, bangsa Indonesia kembali mengenang jasa seorang prajurit yang sepanjang hidupnya mengabdikan diri untuk menjaga kedaulatan, keutuhan wilayah, dan kehormatan Republik Indonesia.
