Kementrans Dorong Pembangunan Sekolah Vokasi Pariwisata di Kawasan Transmigrasi Manggarai Barat
TRENDING POST – Kementerian Transmigrasi (Kementrans) terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) di kawasan transmigrasi melalui peningkatan akses pendidikan, pelatihan vokasi, serta pengembangan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri masa depan.
Komitmen tersebut ditegaskan oleh M. Iftitah Sulaiman Suryanagara saat mendampingi Wang Lutong meninjau pembangunan fasilitas sanitasi di SD Inpres Desa Macang Tanggar, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.
Dalam kunjungan tersebut, Menteri Iftitah menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur pendidikan, termasuk renovasi sekolah dan penyediaan fasilitas sanitasi yang layak, merupakan bagian penting dari strategi pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat di kawasan transmigrasi.
Menurutnya, pendidikan menjadi fondasi utama agar generasi muda mampu mengambil peran dalam pertumbuhan ekonomi yang berkembang di daerah, khususnya pada sektor pariwisata yang terus tumbuh di kawasan Labuan Bajo.
“Saya membawa Pak Duta Besar ke sini, ke kawasan transmigrasi di Manggarai Barat ini, supaya kawasan ini terus tumbuh dan manfaat dari investasi itu bukan hanya dinikmati oleh para pengusaha. Adik-adik yang ada di sini akan menjadi penerus generasi kami. Kami akan sekuat tenaga membantu pendidikan yang ada di kawasan transmigrasi di Manggarai Barat ini supaya nanti lebih baik lagi,” ujar Menteri Iftitah.
Siapkan SDM Pariwisata Berdaya Saing
Selain meningkatkan kualitas pendidikan dasar, Kementrans juga tengah mendorong pembangunan sekolah vokasi pariwisata yang dirancang untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja profesional di sektor hospitality dan industri wisata.
Menteri Iftitah mengungkapkan pemerintah saat ini sedang menawarkan sejumlah kawasan strategis kepada investor untuk dikembangkan menjadi pusat pendidikan vokasi yang terintegrasi dengan kebutuhan dunia usaha dan industri pariwisata.
“Saya juga nanti akan berkunjung ke area yang sedang kami tawarkan kepada para investor, mungkin nanti untuk dibangun semacam sekolah vokasi pariwisata supaya hospitality-nya bisa lebih baik lagi,” katanya.
Keberadaan sekolah vokasi tersebut diharapkan mampu melahirkan tenaga kerja lokal yang memiliki keterampilan profesional, sehingga dapat berpartisipasi langsung dalam perkembangan industri pariwisata nasional maupun internasional yang berpusat di Labuan Bajo.
Dorong Penguasaan Bahasa Asing
Tidak hanya fokus pada pendidikan vokasi, Kementrans juga mendorong peningkatan kemampuan bahasa asing bagi masyarakat di kawasan transmigrasi.
Langkah ini dinilai penting mengingat Labuan Bajo merupakan salah satu destinasi wisata unggulan Indonesia yang menjadi tujuan wisatawan mancanegara. Penguasaan bahasa asing diharapkan mampu membuka peluang kerja yang lebih luas sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan pariwisata di daerah.
Pemerintah meyakini bahwa pembangunan SDM melalui pendidikan, pelatihan vokasi, serta peningkatan kompetensi bahasa asing akan menjadi kunci dalam menciptakan masyarakat transmigrasi yang mandiri, produktif, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan ekonomi global.
Dengan dukungan investasi pendidikan dan pengembangan keterampilan yang berkelanjutan, kawasan transmigrasi di Manggarai Barat diharapkan tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga menjadi pelaku utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
