Airlangga: Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kokoh di Tengah Guncangan Global

0
1777289309797-1

TRENDING POST – Pemerintah menegaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat meskipun dunia tengah menghadapi guncangan akibat meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah, termasuk dampak terhadap jalur perdagangan energi di kawasan strategis Selat Hormuz.

Ketegangan yang berpotensi mengganggu stabilitas pasokan energi global tersebut tidak serta-merta menggoyahkan optimisme pemerintah terhadap ketahanan ekonomi domestik.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa sejumlah lembaga internasional menilai risiko Indonesia terdampak resesi akibat rambatan krisis global masih sangat rendah.

“Probability resesi Indonesia di bawah 5 persen, di bawah negara seperti Amerika Serikat, Kanada, dan Jepang,” ujar Airlangga dalam acara National Policy Dialogue dan Kick Off Percepatan Intermediasi Nasional (PINISI), Senin (27/4/2026).
Meski dinamika geopolitik global masih berfluktuasi, pemerintah memastikan bahwa aktivitas ekonomi nasional tetap berada pada jalur positif. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 ditargetkan mencapai 5,4 persen, meningkat dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang berada di angka 5,11 persen.

Airlangga juga menyampaikan keyakinannya bahwa momentum pertumbuhan ekonomi nasional masih dapat terjaga, bahkan berpotensi melampaui target apabila stabilitas global tidak memburuk secara signifikan.
Pemerintah terus memperkuat kebijakan fiskal, investasi, dan sektor riil untuk menjaga daya tahan ekonomi di tengah ketidakpastian global.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *