KOMISI I DPR RI DORONG MODERNISASI ALUTSISTA, SIAP KAWAL PENGUATAN PERTAHANAN NASIONAL

0
1780467323772

BANDUNG BARAT – Komisi I DPR RI menegaskan komitmennya untuk mengawal modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) nasional guna memperkuat kemampuan pertahanan Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan strategis di masa depan.

Komitmen tersebut disampaikan dalam Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) Komisi I DPR RI ke Pusat Pendidikan Kavaleri (Pusdikkav) TNI Angkatan Darat di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (2/6/2026). Kunjungan tersebut dipimpin Wakil Ketua Komisi I DPR RI, .

Dalam kunjungan tersebut, rombongan Komisi I DPR RI meninjau secara langsung kesiapan prajurit, fasilitas pendidikan, serta kondisi alutsista yang digunakan dalam proses pembinaan dan pelatihan personel kavaleri TNI AD.

Menurut Dave, modernisasi alutsista merupakan kebutuhan strategis yang tidak dapat ditunda apabila Indonesia ingin memiliki kekuatan pertahanan yang mampu menjawab dinamika ancaman global yang terus berkembang.

“Memang ada kebutuhan untuk memodernisasi banyak alutsista kita. Dan itu tentunya menjadi prioritas daripada bangsa. DPR siap mengawal untuk hal tersebut tercapai,” tegas Dave usai memimpin kunjungan kerja.

Ia menilai penguatan sistem pertahanan nasional harus dilakukan secara berkelanjutan, baik melalui pengadaan alutsista modern, peningkatan kualitas sumber daya manusia prajurit, maupun penguatan sistem pendidikan militer yang adaptif terhadap perkembangan teknologi pertahanan dunia.

Komisi I DPR RI juga menegaskan bahwa kesiapan pertahanan negara merupakan salah satu pilar utama dalam menjaga kedaulatan, keutuhan wilayah, serta keselamatan bangsa Indonesia di tengah meningkatnya tantangan keamanan regional dan global.

Dalam kesempatan tersebut, DPR memberikan apresiasi terhadap peran Pusdikkav sebagai lembaga pendidikan yang berperan penting dalam mencetak prajurit kavaleri profesional dan modern. Kesiapan personel yang didukung teknologi pertahanan yang memadai dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga efektivitas sistem pertahanan nasional.

Selain meninjau sarana pendidikan dan pelatihan, Komisi I DPR RI juga melakukan dialog dengan jajaran TNI AD guna menyerap berbagai kebutuhan strategis yang diperlukan dalam mendukung pembangunan kekuatan pertahanan nasional.

Menurut Komisi I, sinergi antara pemerintah, DPR, dan TNI menjadi faktor penting untuk memastikan program modernisasi pertahanan berjalan sesuai kebutuhan dan mampu meningkatkan daya tangkal Indonesia terhadap berbagai ancaman.

Dengan posisi geografis yang strategis dan tantangan keamanan yang semakin kompleks, Indonesia memerlukan kekuatan pertahanan yang modern, profesional, dan berteknologi tinggi. Oleh karena itu, dukungan terhadap modernisasi alutsista menjadi bagian dari investasi jangka panjang dalam menjaga kedaulatan dan kepentingan nasional.

Komisi I DPR RI menegaskan akan terus menjalankan fungsi pengawasan dan penganggaran guna memastikan kebutuhan pertahanan nasional dapat dipenuhi secara bertahap dan berkelanjutan demi terwujudnya Indonesia yang aman, kuat, dan berdaulat.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *