KOMISI I DPR RI DORONG PENGUATAN LITERASI DIGITAL, AKSES INTERNET HARUS BERDAMPAK POSITIF BAGI MASYARAKAT

0
1780468260940

BANTEN – Komisi I DPR RI menegaskan bahwa perluasan akses internet dan pembangunan infrastruktur telekomunikasi harus diimbangi dengan penguatan literasi digital masyarakat agar kemajuan teknologi dapat dimanfaatkan secara produktif, aman, dan bertanggung jawab.

Hal tersebut disampaikan saat Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) Komisi I DPR RI ke Provinsi Banten yang membahas perkembangan konektivitas digital dan program pemerataan akses internet yang dijalankan oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Selasa (2/6/2026).

Anggota Komisi I DPR RI, , menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur digital tidak boleh hanya berorientasi pada perluasan jaringan internet semata, tetapi juga harus diiringi dengan peningkatan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi secara bijak dan produktif.

“Literasi digital kemudian juga penggunaan digital, pemanfaatan digital itu literasinya harus ditingkatkan agar masyarakat menghindari hal-hal yang tidak baik dari adanya kemajuan digital itu,” ujar TB Hasanuddin usai memimpin kunjungan kerja tersebut.

Menurutnya, perkembangan teknologi digital telah membuka berbagai peluang dalam bidang pendidikan, ekonomi, pelayanan publik, hingga interaksi sosial. Namun di sisi lain, kemajuan teknologi juga menghadirkan berbagai tantangan seperti penyebaran hoaks, penipuan daring, kejahatan siber, perjudian online, hingga penyalahgunaan media sosial yang dapat merugikan masyarakat.

Karena itu, Komisi I DPR RI mendorong untuk tidak hanya fokus membangun jaringan telekomunikasi di berbagai wilayah Indonesia, tetapi juga memperluas program edukasi dan literasi digital kepada masyarakat.

Penguatan literasi digital dinilai menjadi kunci agar masyarakat mampu memanfaatkan internet sebagai sarana meningkatkan kualitas hidup, memperluas akses pendidikan, mengembangkan usaha, serta meningkatkan daya saing di era ekonomi digital.

Komisi I DPR RI menilai keberadaan infrastruktur telekomunikasi yang memadai harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di daerah-daerah yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap teknologi informasi dan komunikasi.

Selain mendukung pemerataan pembangunan digital nasional, peningkatan literasi digital juga diharapkan mampu menciptakan masyarakat yang lebih kritis, cerdas, dan tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan dunia digital yang terus berkembang.

Melalui sinergi antara pemerintah, DPR RI, BAKTI Komdigi, dunia pendidikan, dan masyarakat, transformasi digital nasional diharapkan tidak hanya memperluas akses informasi, tetapi juga melahirkan generasi yang mampu memanfaatkan teknologi untuk kemajuan ekonomi, pendidikan, serta pembangunan sosial yang berkelanjutan.

Komisi I DPR RI menegaskan bahwa masa depan Indonesia sebagai negara digital tidak hanya ditentukan oleh kuatnya infrastruktur jaringan, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang mampu memanfaatkan teknologi secara aman, produktif, dan bertanggung jawab.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *