Pasgat dan Basarnas Evakuasi Jenazah Korban Heli PK-CFX ke Bandara Supadio

0
1776467445538


PONTIANAK – Proses evakuasi lanjutan korban helikopter Airbus H130 registrasi PK-CFX terus dilakukan secara terpadu. Kali ini, unsur udara dari Tentara Nasional Indonesia melalui Yonko 466 Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) bersama Basarnas mengevakuasi seluruh jenazah korban menuju Bandara Supadio, Pontianak.

Komandan Batalyon Komando 466 Pasgat, Letkol Pas Adim Dwi Prasanda, menyampaikan bahwa seluruh korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Evakuasi tidak hanya mencakup jenazah, tetapi juga serpihan helikopter milik Matthew Air Nusantara yang jatuh di wilayah Kabupaten Sekadau.

“Seluruh korban dibawa dari Sekadau menuju Bandara Supadio menggunakan helikopter Super Puma H-3218 dari Skadron Udara 6. Proses evakuasi kami laksanakan secara maksimal dengan tetap mengutamakan faktor keselamatan,” ujar Adim dalam keterangannya.

Ia menegaskan, kondisi cuaca yang berubah cepat menjadi tantangan tersendiri dalam operasi udara, sehingga setiap tahapan harus dilakukan dengan perhitungan matang demi menjaga keselamatan personel dan kelancaran misi.

Sebelumnya, proses pencarian dan evakuasi darat dilakukan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari Brimob Polda Kalimantan Barat, Polres Sintang, jajaran TNI dari Kodim dan Koramil setempat, serta Basarnas. Seluruh unsur bekerja dalam koordinasi terpadu menembus medan hutan dan perbukitan yang sulit dijangkau.

Dengan selesainya evakuasi udara menuju Bandara Supadio, penanganan selanjutnya akan difokuskan pada identifikasi korban serta investigasi penyebab kecelakaan melalui analisis black box.

Tragedi ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan lintas instansi dalam menghadapi kondisi darurat, sekaligus menunjukkan sinergi kuat aparat negara dalam menjalankan misi kemanusiaan di wilayah terpencil.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *