Prabowo Resmi Lantik Pimpinan Baru Badan Gizi Nasional, Perkuat Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis
TRENDING POST – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi melantik jajaran pimpinan baru Badan Gizi Nasional (BGN) di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/6/2026). Pelantikan tersebut menandai babak baru penguatan tata kelola program prioritas nasional, khususnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pejabat yang dilantik terdiri dari Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN, serta Agustina Arumsari dan Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN. Pengangkatan tersebut dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 18/M Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional.
Pelantikan pimpinan baru BGN menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat efektivitas pelaksanaan program pemenuhan gizi nasional yang menjadi salah satu agenda strategis pemerintahan Presiden Prabowo. Program Makan Bergizi Gratis sendiri ditujukan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan kelompok rentan lainnya.
Dalam kepemimpinan baru ini, BGN menegaskan komitmennya untuk meningkatkan pengawasan mutu makanan, memperkuat tata kelola distribusi, serta memastikan setiap penerima manfaat memperoleh layanan dengan standar kualitas yang lebih baik. Sejumlah langkah pembenahan internal juga mulai dijalankan guna meningkatkan efisiensi anggaran dan efektivitas program di lapangan.
Kepala BGN yang baru, Nanik S. Deyang, sebelumnya menyampaikan bahwa fokus utama lembaganya adalah memperkuat kualitas program, memastikan keamanan pangan, serta mengoptimalkan manfaat program bagi kelompok prioritas seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Pemerintah berharap kepemimpinan baru BGN mampu memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis sebagai instrumen penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia menuju visi Generasi Emas 2045. Dengan tata kelola yang semakin baik, program tersebut diharapkan dapat memberikan dampak nyata terhadap penurunan stunting, peningkatan kesehatan masyarakat, dan pembangunan kualitas generasi masa depan
