Ivan Wirata Bantah Miliki Dapur MBG, Tegaskan Dukungan Demi Kepentingan Masyarakat

0
IMG-20260620-WA0025

JAMBI – Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata, membantah tegas tudingan yang menyebut dirinya memiliki dapur dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Bantahan tersebut disampaikan menyusul beredarnya isu di media sosial setelah dirinya menyatakan dukungan terhadap keberlanjutan program nasional tersebut.

“Silakan dicek, demi Allah saya tidak punya satu pun dapur MBG,” tegas Ivan Wirata, Jumat (19/6/2026).

Politisi Partai Golkar itu menegaskan bahwa dukungan yang diberikannya terhadap Program Makan Bergizi Gratis bukan didasari kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Menurut Ivan, program MBG memiliki manfaat besar dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.

“Program ini sangat baik karena menyasar kebutuhan dasar anak-anak. Banyak keluarga yang terbantu, terutama dalam pemenuhan asupan gizi yang memadai,” ujarnya.

Program Harus Tetap Berjalan

Ivan menilai adanya kasus dugaan penyimpangan atau korupsi yang terjadi dalam pelaksanaan program tidak boleh dijadikan alasan untuk menghentikan kebijakan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Menurutnya, aparat penegak hukum telah mengambil langkah terhadap oknum yang diduga melakukan pelanggaran, sehingga fokus pemerintah saat ini seharusnya adalah memperbaiki tata kelola program agar semakin efektif dan tepat sasaran.

“Kalau ada yang korupsi, itu oknumnya sudah ditindak. Tapi programnya tetap harus berjalan karena bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Ia menegaskan bahwa keberlangsungan program MBG sangat penting dalam mendukung upaya pemerintah meningkatkan kualitas kesehatan, pendidikan, dan indeks pembangunan manusia secara berkelanjutan.

Bantah Isu Massa Bayaran

Selain membantah tudingan terkait kepemilikan dapur MBG, Ivan juga menepis anggapan bahwa aksi masyarakat yang mendukung Program Makan Bergizi Gratis merupakan gerakan yang dibayar oleh pihak tertentu.

Menurutnya, dukungan yang muncul berasal dari kesadaran masyarakat sendiri yang melihat manfaat nyata dari program tersebut.

“Mereka bergerak dari hati nurani. Ada yang berharap adanya lapangan pekerjaan, ada juga yang merasakan langsung manfaat program ini bagi anak-anak mereka,” ungkapnya.

Ia menilai aspirasi yang muncul merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam mendukung program yang dianggap mampu memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi warga.

Perlu Pengawasan dan Tata Kelola yang Baik

Sebagai kader Partai Golkar yang menjadi bagian dari koalisi pemerintahan, Ivan menyatakan dukungannya terhadap Program MBG juga sejalan dengan komitmen partai dalam mendukung program-program strategis pemerintah.

Meski demikian, ia menekankan pentingnya pengawasan yang ketat terhadap penggunaan anggaran, transparansi pelaksanaan, serta ketepatan sasaran penerima manfaat agar tujuan program benar-benar tercapai.

“Yang perlu diperkuat adalah pengawasan, tata kelola yang baik, dan memastikan bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Ivan berharap seluruh pihak dapat melihat Program Makan Bergizi Gratis secara objektif berdasarkan manfaat yang diberikan kepada masyarakat, bukan semata-mata berdasarkan isu atau tudingan yang belum tentu benar.

Menurutnya, keberhasilan program tersebut akan sangat bergantung pada sinergi pemerintah, masyarakat, serta pengawasan yang transparan dan akuntabel dalam pelaksanaannya.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *