Kebijakan DHE Siap Berlaku, Presiden Prabowo Pastikan Ekspor Strategis Tetap Jalan dan Stabilitas Ekonomi Terjaga

0
1779417350019


Rakyat Berhak Tau – Presiden RI Prabowo Subianto menggelar rapat bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (21/05/2026), guna memastikan kesiapan implementasi kebijakan Devisa Hasil Ekspor (DHE) yang dijadwalkan mulai berlaku pada awal Juni mendatang.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah untuk memastikan kebijakan ekonomi berjalan terukur, tanpa mengganggu aktivitas ekspor nasional maupun stabilitas perekonomian di tengah dinamika global yang terus berkembang.

Usai rapat, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa pemerintah saat ini tengah menuntaskan berbagai instrumen regulasi pendukung agar implementasi kebijakan dapat berjalan sesuai target.
Menurut Airlangga, regulasi yang disiapkan tidak hanya menyangkut aspek teknis administrasi, tetapi juga memastikan dunia usaha memiliki kepastian dalam menjalankan kegiatan ekspor.

Pemerintah juga disebut telah menyiapkan skema pelaksanaan ekspor sejumlah komoditas strategis nasional, seperti crude palm oil (CPO), batu bara, dan ferro alloy melalui PT Danantara Sumber Daya Indonesia.
Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola sumber daya strategis sekaligus menjaga arus devisa nasional agar memberikan dampak lebih besar terhadap perekonomian domestik.

Selain menyusun regulasi, pemerintah juga akan melakukan sosialisasi kepada berbagai asosiasi pelaku usaha yang berkaitan langsung dengan sektor ekspor komoditas. Sosialisasi ini dipandang penting agar implementasi kebijakan dapat berjalan efektif dan tidak menimbulkan kebingungan di lapangan.

Di tengah situasi ekonomi global yang masih dibayangi ketidakpastian, pemerintah juga menyiapkan sejumlah langkah antisipatif untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.

Airlangga mengungkapkan bahwa pemerintah tengah menyiapkan berbagai stimulus, termasuk kebijakan work from home selama dua bulan ke depan dan sejumlah insentif ekonomi pada kuartal kedua tahun ini.

Kebijakan tersebut dinilai sebagai upaya menjaga keseimbangan antara aktivitas ekonomi, daya beli masyarakat, serta stabilitas nasional di tengah tantangan eksternal yang masih dinamis.

Kehadiran kebijakan DHE sendiri dipandang memiliki peran strategis dalam memperkuat cadangan devisa nasional, meningkatkan ketahanan ekonomi, serta memastikan manfaat hasil ekspor dapat memberikan dampak maksimal bagi pembangunan dalam negeri.


Sumber: BPMI Setpres

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *